RSS

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

MANFAAT DAN MUDARAT OLAHRAGA


Mengapa perlu Olahraga ?
Gerak adalah ciri kehidupan. Tiada hidup tanpa gerak dan apa guna hidup bila tak mampu bergerak. Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup, meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu : Bergeraklah untuk lebih hidup, jangan hanya bergerak karena masih hidup. Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (yang berarti mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (yang berarti meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, gerak (Olahraga) merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya terus-menerus; artinya Olahraga sebagai alat untuk mempertahankan hidup, memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Seperti halnya makan, olahragapun hanya akan dapat dinikmati dan bermanfaat bagi kesehatan pada mereka yang melakukan kegiatan olahraga. Bila orang hanya menonton olahraga, maka sama halnya dengan orang yang hanya menonton orang makan, artinya ia tidak akan dapat merasakan nikmatnya berolahraga dan tidak akan dapat memperoleh manfaat dari olahraga bagi kesehatannya. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkem-bangan fungsional jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis-anthropometris dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul khususnya pada generasi muda yang aktif mengikuti kegiatan Olahraga dari pada yang tidak aktif mengikutinya (Renstrom & Roux 1988, dalam A.S.Watson: Children in Sport dalam Bloomfield,J., Fricker, P.A. and Fitch,K.D., 1992). Penulis meyakini benar bahwa hal demikian juga berlaku bagi para lansia yang aktif dalam olahraga.
Olahraga Kesehatan
Olahraga Kesehatan adalah Olahraga untuk memelihara dan/ atau untuk meningkatkan derajat Kesehatan dinamis, sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (Sehat statis) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang dapat mendukung setiap aktivitas dalam peri kehidupannya sehari-hari (Sehat dinamis) yang bersifat rutin, maupun untuk keperluan rekreasi dan/ atau mengatasi keadaan gawat-darurat.Olahraga Kesehatan meningkatkan derajat Sehat Dinamis (Sehat dalam gerak), pasti juga Sehat Statis (Sehat dikala diam), tetapi tidak pasti sebaliknya. Gemar berolahraga : mencegah penyakit, hidup sehat dan nikmat ! Malasberolahraga: mengundang penyakit. Tidak berolahraga menelantarkan diri!
Kesibukan, keasyikan dan kehausan dalam kehidupan “Duniawi”, sering menyebabkan orang menjadi kurang gerak, disertai stress yang dapat mengundang berbagai penyakit non-infeksi (penyakit bukan oleh karena infeksi), di antaranya yang terpenting adalah penyakit jantung-pembuluh darah (penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke). Hal ini banyak dijumpai pada kelompok usia madya, tua dan lanjut, khususnya yang tidak melakukan Olahraga dan/ atau tidak menjalankan pola hidup sehat. Olahraga adalah kebutuhan hidup bagi orang yang mau berpikir. Bukan Allah menganiaya manusia, tetapi manusia menganiaya dirinya sendiri ! Bila olahraga sudah menjadi kebutuhan, maka mereka akan merasa rugi manakala tidak dapat melakukan Olahraga, misalnya karena hujan.
Konsep Olahraga Kesehatan adalah: Padat gerak, bebas stress, singkat (cukup 10-30 menit tanpa henti), adekuat, massaal, mudah, murah, meriah dan fisiologis (bermanfaat dan aman)! Massaal : Ajang silaturahim, ajang pencerahan stress, ajang komunikasi sosial! Jadi Olahraga Kesehatan membuat manusia menjadi sehat Jasmani, Rohani dan Sosial yaitu Sehat seutuhnya sesuai konsep Sehat WHO! Adekuat artinya cukup, yaitu cukup dalam waktu (10-30 menit tanpa henti) dan cukup dalam intensitas. Dalam hal olahraganya berbentuk berjalan, maka intensitas berjalannya hendaknya seperti orang yang berjalan tergesa-gesa, tetapi tentu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Menurut Cooper (1994), intensitas Olahraga Kesehatan yang cukup yaitu apabila denyut nadi latihan mencapai 65-80% DNM sesuai umur (Denyut Nadi Maximal sesuai umur = 220-umur dalam tahun).
Sehat Dinamis hanya dapat diperoleh bila ada kemauan mendinamiskan diri sendiri khususnya melalui kegiatan Olahraga (Kesehatan). Hukumnya adalah : Siapa yang makan, dialah yang kenyang! Siapa yang mengolah-raganya, dialah yang sehat! Tidak diolah berarti siap dibungkus! Klub Olahraga Kesehatan adalah Lembaga Pelayanan Kesehatan (Dinamis) di lapangan.
Sehat adalah nikmat karunia Allah yang menjadi dasar bagi segala nikmat dan kemampuan! Karena itu syukurilah nikmat sehat karunia Allah ini dengan memelihara serta meningkatkan derajat sehat dinamis Anda melalui gerak, khususnya melalui Olahraga Kesehatan!
Olahraga kesehatan dapat dilaksanakan secara massaal misalnya : jalan cepat atau lari lambat (jogging), senam aerobik, senam pernafasan dan olahraga-olahraga massaal lain yang sejenis. Senam aerobik sangat baik oleh karena dapat menjangkau seluruh sendi dan otot-otot tubuh, di samping juga merangsang otak untuk berpikir, karena Peserta harus memperhatikan dan segera menirukan gerak instruktur yang selalu berubah tanpa pola, sehingga gerakan-gerakannya tidak dapat dihafalkan! Bila Peserta sudah hafal, maka rangsangan terhadap proses berpikir menjadi berkurang.
Olahraga Kesehatan memang dapat dilakukan sendiri-sendiri, akan tetapi akan lebih menarik, semarak serta menggembirakan (aspek Rohaniah) apabila dilakukan secara berkelompok. Berkelompok merupakan rangsangan dan sarana untuk meningkatkan kesejahteraan Sosial, oleh karena masing-masing individu akan bertemu dengan sesamanya, sedangkan suasana lapangan pada Olahraga (Kesehatan) akan sangat mencairkan kekakuan yang disebabkan oleh adanya perbedaan status intelektual dan sosial-ekonomi para Pelakunya. Dampak psikologis yang sangat positif dengan diterapkannya Olahraga Kesehatan adalah rasa kesetaraan dan kebersamaan di antara sesama Pelaku, oleh karena mereka semua merasa dapat dan mampu melakukan Olahraga Kesehatan dengan baik secara bersama-sama.
Sehat dan Kesehatan.
Sehat adalah nikmat karunia Allah yang menjadi dasar bagi segala nikmat dan segala kemampuan. Nikmatnya makan, minum, tidur, serta kemampuan bergerak, bekerja dan berfikir, akan berkurang atau bahkan hilang dengan terganggunya kesehatan kita. Oleh karena itu kita harus senantiasa mensyukuri nikmat sehat karunia Allah ini dengan memelihara dan bahkan meningkatkannya. Tetapi orang sering lupa bersyukur manakala ia sedang sehat dan baru akan menyadari betapa nikmatnya sehat setelah ia menjadi sakit. Manusia memang juga sering tidak tahu bagaimana cara mensyukurinya, maka nabi Sulaeman a.s. berdoa: “Wahai Tuhan kami, tunjukilah bagaimana cara mensyukuri nikmat karuniaMu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan ridhailah amal kebaikanku dan ma-sukkanlah aku dengan rahmatMu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang shalih (QS-27: 19).
Olahraga merupakan bagian dari upaya pembinaan kesehatan yang bersifat pencegahan (preventif) maupun peningkatan (promotif) langsung terhadap faktor manusia dan merupakan upaya pemeliharaan kesehatan dinamis yang terpenting, termurah dan paling fungsional (fisiologis), dan merupakan wujud dari pembinaan mutu sumber daya manusia.
Pembinaan mutu sumber daya manusia tujuan utamanya adalah meningkatkan derajat kesejahteraan, menuju ke Sejahtera Paripurna. Sejahtera paripurna adalah sejahtera seutuhnya yaitu sejahtera jasmani, sejahtera rohani dan sejahtera sosial sesuai dengan konsep sehat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengemukakan bahwa: “Sehat adalah Sejahtera Jasmani, Rohani dan Sosial, bukan hanya bebas dari Penyakit, Cacat ataupun Kelemahan”. Pencapaian sejahtera paripurna ini dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan sesuai dengan bidang kegiatannya masing-masing. Olahraga membina mutu sumber daya manusia melalui pendekatannya ke aspek jasmaniah; agama membina mutu sumber daya manusia melalui pendekatannya ke aspek rohaniah; sedangkan aktivitas sosial meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui pendekatannya kepada aspek sosial. Demikianlah maka setiap kegiatan yang mengandung tujuan pembinaan mutu sumber daya manusia akan selalu melalui pandekatannya kepada salah satu aspek dari ketiga macam sejahtera tersebut. Dalam kaitan dengan hal ini maka Olahraga, khususnya untuk tujuan kesehatan, harus senantiasa diselaraskan dengan tujuan pencapaian Sejahtera Paripurna atau sehat seutuhnya (WHO)!
Mengacu kepada Sejahtera Paripurna sebagai tujuan pembinaan mutu sumber daya manusia, maka tujuan pembinaan-pemeliharaan Kesehatan bagi sumber daya manusia melalui olahraga pada umumnya dan para lanjut usia pada khususnya, adalah memelihara dan/atau meningkatkan kemandirian dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologisnya, yaitu secara biologis menjadi (lebih) mampu menjalani kehidupannya secara mandiri, tidak tergantung pada bantuan orang lain; secara psikologis menjadi (lebih) mampu memposisikan diri dalam hubungannya dengan Al Khalik beserta seluruh ciptaanya berupa alam semesta beserta seluruh isinya, terbebas dari perasaan cemas, perasaan tertekan maupun sindroma pasca penguasa (Post-power syndrome) pada umumnya; dan secara sosiologis menjadi (lebih) mampu bersosialisasi dengan masyarakat lingkungannya sehingga senantiasa secara timbal balik dapat menyumbangkan dan memperoleh manfaat dari pengetahuan dan kegiatan hidupnya. Meningkatnya kemampuan mandiri dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologis ini berarti meningkatnya kemampuan dan kualitas hidup yang berarti meningkatnya kesejahteraan hidup!
Apakah olahraga bermudarat?
Maha suci Allah yang telah menciptakan serba berpasangan segala sesuatu yang digelar-tumbuhkan dimuka bumi, baik yang berupa tumbuh-tumbuhan, diri mereka sendiri maupun apa-apa yang mereka tidak tahu (Q.S.Yaasin-36).
Ayat tersebut di atas adalah jawaban bagi pertanyaan yang menjadi sub judul tersebut di atas dan perkataan olahraga tersebut diatas dapat diganti dengan bermacam-macam kata benda lain misalnya : Apakah pesawat terbang, mobil, bus, kapal dsb.,dsb. berbahaya? Nah untuk pertanyaan-pertanyaan yang terakhir itu para Pembaca pasti sudah tahu apa jawabannya! Tetapi apakah karena adanya aspek mudarat dari benda-benda tersebut apakah lalu benda-benda tersebut dilarang digunakan oleh manusia? Sama sekali tidak! Mengapa? Karena manfaatnya jauh dan bahkan sangat jauh melebihi mudaratnya! Demikian pula halnya dengan olahraga! Walaupun sekali-sekali terjadi kematian mendadak sewaktu orang melakukan olahraga, tetapi masih tetap sangat banyak orang yang melakukan olahraga! Mengapa? Karena mereka memahami dan meyakini benar manfaat olahraga ! Bahkan orang yang meninggal sewaktu berolahraga adalah orang yang sangat berbahagia dan secara pribadi ia adalah orang dapat sangat membahagiakan keluarganya ! Mengapa? Karena : (1) Sampai akhir hayatnya ybs masih dapat berolahraga dan tidak harus terlebih dahulu menderita sakit berkepanjangan yang akan menjadi beban bagi keluarganya secara fisik dan mental, (2) Tidak perlu menghabiskan berjuta-juta rupiah untuk biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit, sehingga seluruh harta sepenuhnya ditinggalkan bagi keluarga yang dicintainya tanpa sedikitpun menggunakannya bagi dirinya sendiri ! Hal ini adalah juga merupakan penjelasan dari hukum Allah yang telah menciptakan Alam berserta isi dan segala permasalahannya secara serba berpasangan, yaitu bahwa untuk segala sesuatu yang bersifat manfaat atau mudarat, selalu ada ujung lain yang bersifat kebalikannya!
Kematian mendadak bahkan pernah terjadi pada orang yang sedang shalat, baik dirumah maupun di masjid; orang yang sedang membaca koran, orang yang sedang tidur, orang yang sedang duduk di bus dalam perjalanan, dsb., dsb., yang kesemuanyan menunjukkan bahwa kematian mendadak dapat terjadi dalam keadaan apapun, termasuk pada saat orang melakukan olahraga. Jadi orang yang meninggal di saat melakukan olahraga, sama sekali tidak perlu dikaitkan atau berkaitan dengan olahraga yang sedang dilakukan.
Saat dan cara seseorang meninggal adalah ketentuan Allah, namun manusia perlu mengetahui apa-apa yang dapat menyebabkan terjadinya kematian mendadak, khususnya bagaimana hubungannya dengan olahraga, karena Allah dapat mengubah ketentuanNya dalam rangka mengabulkan orang-orang yang khusyu dalam doanya, doa yang diwujudkannya dalam upaya nyata yaitu melakukan olahraga kesehatan.
Fenomena perjalanan fungsional sistema Kardio-vaskular (Sistem Jantung dan Pembuluh darah)
Fenomena perjalanan fungsional sistema Kardio-vaskular berkaitan dengan pertambahan usia dan tercermin dalam gambar bagan seperti tercantum di bawah ini (McGill,Jr.,H.C.-1987). Artinya fenomena itu merupakan salah satu perwujudan proses penuaan, dan oleh karena itu terjadi pada semua orang. Tetapi mengapa terjadi perbedaan antara satu dengan orang lain? Hal ini disebabkan oleh adanya berbagai faktor yang terdiri dari : (1) Faktor-faktor yang tidak dapat dicegah atau dihindari, (2) Faktor-faktor yang masih dapat dicegah atau dihindari.
Kaplan (1982) membagi faktor-faktor yang masih dapat dihindari ini menjadi dua bagian yaitu : (a) Faktor-faktor risiko utama (major risk factors) dan (b) Faktor-faktor risiko tambahan (minor risk factors). Ketiga faktor risiko/ predisposisi yang tidak dapat dicegah/ dihindari yaitu :
1. Keturunan : Bila dalam jalur keluarga ditemukan adanya penyakit Kardio-vaskular (tekanan darah tinggi, serangan jantung dan stroke), maka hal itu sangat mungkin dapat terjadi pada anggota-anggota keluarga yang lain dalam jalur keturunan itu.
2. Jenis kelamin : Pria khususnya pada usia mapan jabatan (+ 40-55 th) mempunyai risiko yang lebih besar untuk terjadinya penyakit kardio-vaskular dari pada wanita.
3. Pertambahan usia : Semakin bertambah usia seseorang, semakin bertambah risiko untuk terjadinya penyakit kardio-vaskular.

Pembagian Kaplan terhadap faktor-faktor risiko yang masih dapat dihindari adalah sebagai berikut :
- faktor risiko major (utama) yang terdiri dari tiga hal yaitu :
• merokok
• hypercholesterolaemia (kolesterol tinggi dalam darah)
• hypertensi. (tekanan darah tinggi)
- faktor risiko minor terdiri dari:
• inaktivitas fisik (ketiadaan olahraga)
• obesitas (kegemukan)
• diabetes
• bentuk kepribadian
• penggunaan estrogen
• kebanyakan minum alkohol
• kenaikan kadar asam urat












nbsp;Hidayatullah.com–Murah, sehat. Itulah lari. Kini, sebuah studi juga menemukan, mereka yang terbiasa lari ternyata lebih panjang usia daripada yang tidak. Studi yang dipublikasikan pada Senin (11/8) itu menunjukkan, usia anggota klub lari ternyata rata-rata 20 tahun lebih panjang daripada mereka yang tidak pernah lari.
Para peneliti dari Stanford University California tersebut menyatakan, berlari mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan penyakit gangguan saraf seperti Alzheimer.
“Dalam 19 tahun masa penelitian, kasus kematian pada pelari tercatat 15 persen. Sebaliknya, kematian pada non pelari tercatat 34 persen. Padahal, mereka rutin memeriksakan kesehatan,” tulis dr Eliza Chakravarty.
Tim peneliti menyurvei 284 anggota klub lari dan 156 orang dengan rutin memeriksakan kesehatan. Mereka berlatar belakang sosial dan ekonomi sama. Seluruhnya berusia 50 tahun ke atas.
Dimulai pada 1984, setiap responden mengisi survei data frekuensi pelatihan, berat badan, dan ketidakmampuan melakukan delapan aktivitas. Sebagian besar pelari berhenti berlari saat memasuki usia 70 tahun. Namun, sulit ditemukan orang yang benar-benar berhenti berlatih.
“Hampir semua melakukan hal yang lain, mereka melanjutkan olahraga lain,” ujarnya. Bahkan pada para lansia pun, olahraga meningkatkan kesehatan. Studi menunjukkan, pelari jarang mengalami cedera, termasuk cedera lutut. [rtr/jp/www.hidayatullah.com]
perut dan paha adalah Stepping. Naikkan kedua kaki secara penuh (jangan jinjit) keatas tangga / jingklik yang tingginya 20-30cm kemudian turunkan kedua kaki sejauh 20-30cm (jangan jinjit) dari tepi tangga. Lakukan sebanyak 50X atau 5 menit kemudian istirahat dan lakukan lagi. Senam tambahan adalah sit-up dan lakukan peregangan tubuh sebelum dan sesudah olahraga. Bisa dicoba nih di tempat kerja/di rumah. Untuk sit up…ngga deh. Cape, lagian katanya gunanya untuk mengencangkan perut, bukan mengecilkan. Jadi bisa aja perut tetap gede tapi kencang kalo dipegang.
berikut cara - cara agar perut lebih cepat mengecil
Cara mengecilkan perut:
1. Jangan biasakan habis makan langsung baring2 atau tidur2an.
2. Latihan sit-up sebelum anda tidur selama 5 menit setiap hari.
3.Banyak minum air putih.
4. Latihan pernapasan setelah dan sebelum tidur selama 5 menit setiap hari
5. Latihan Hanging up

Cara mengecilkan lengan:
1. Sering berolahraga dengan barbel.
2. Hindari makanan yang berlemak
3.Latihan push up sebelum tidur 5 menit setiap hari.

Cara mengecilkan paha n betis:
1. Banyak minum air putih.
2. Banyak latihan lari atau jogging setiap pagi atau sore.
3. Anda juga bisa latihan lari di tempat minimal 10 menit setiap hari.
4. Biar hasil lebih ok lagi silahkan fitnes di airobic centre atau gym.
Selamat Mencoba

LARI OLAHRAGA SEHAT TEMURAH

Lari adalah salah satu olahraga yang dapat kita lakukan tanpa harus mengeluarkan uang banyak. Selain itu juga lari dapat membuat badan kita jauh lebih sehat.
Ada 5 alasan mengapa lari itu harus kita lakukan:
1.Membuat badan menjadi lebih indah
Lari dapat membakar kalori dalam tubuh, sehingga membuat bentuk badan menjadi lebih indah. Untuk wanita bisa menggunakan baju olahraga cantik yang dapat memamerkan bentuk tubuhnya. Setelah dan sebelum melakukan olahraga lari, jangan lupa untuk minum air karena pada saat lari, tubuh akan mengeluarkan banyak cairan.
2.Melancarkan peredaran darah dalam tubuh
Lari sebaiknya dilakukan dengan perlahan terlebih dahulu kemudian menambah kecepatan dan kembali perlahan ketika ingin berhenti. Lari juga dapat menjaga jantung daripenyakit,menyembuhkannya dan menjaga dari stress.

3.Awet muda

Lari membuat otot kita menjadi terlatih, menguatkan tulang, terhindar dari pikun, dan membuat wajah kita awet muda. Tapi perlu diingat sebelum melakukan lari, sebaiknya dilakukan pemasaran.

4.Mendapatkan udara segar
Lari sebaiknya dilakukan di area luar. Sehingga udara segar dapat kita hirup. Selain itu kita juga dapat bertemu dengan orang lain dan hal–hal lain yang dapat membuat kita lebih senang.

5.Membuat mood lebih baik
Pemandangan dan udara segar yang kita dapat ketika menjalankan olahraga lari dapat membuat mood kita jauh lebih baik. Jadi, mulailah berlari mulai hari ini. (dea)



OLAHRAGA YANG MEMBUAT TUBUH SEKSI
Salsa
Dengan berdansa salsa, maka anda dapat membakar 200 kalori dalam setengah jam.Cukup lakukan latihan dengan percaya diri dan nikmati setiap musik yang menghentak. Anda juga tetap bisa menggunakan sepatu tumit tinggi saat melakukannya. Akan lebih baik jika Anda mengajak pasangan, ini bisa membangkitkan perasaan lebih seksi.
Tari perut
Dengan melakukan tari perut, maka anda dapat membakar 350 kalori dalam satu jam. Tidak perlu memiliki perut indah untuk melakukan tarian ini.Hal yang paling penting dari tari perut adalah pesan, “Cintai tubuhmu apapun yang terjadi.”
Tari India
Tari India juga memercikan perasaan seksi dan membakar banyak kalori karena gerakannya yang cukup banyak. Latihan selama setengah jam bisa membakar sekitar 200 kalori.
Aerobik striptis
Jika Anda masih merasa malu untuk melakukannya secara bersama dalam sebuah kelas, coba dulu latihan di rumah. Anda bisa membeli DVD-nya dan mencoba di rumah. Tetapi latihan akan makin menyenangkan jika tergabung dalam kelas.



OLAHRAGA YANG DAPAT MEMBUAT TUBUH LANGSING


Cara untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, salah satunya dengan membakar kalori. Cara membakar kalori yang batten efektif adalah dengan berolahraga. Beberapa jenis olahraga berikutbisa menjadi pilihan Anda.
Tak perlu melakukan jenis olahraga yang sulit. Cukup dengan olahraga sederhana saja, Andasudah bisa membuat kalori di tubuh terbakar.
1.      Lari
Lari bisa mengurangi 800-1000 kalori. Lari dapat membakar lemak dan menguatkan otot-otot. Untuk memulai latihan ini pertama kali, bisa lakukan di sekitar perumahan Anda dengan sekali atau dua kali putaran selama 15-30 menit, untuk menghindari sakit pada sendi dan otot. Seminggu berikutnya Anda dapat menambah waktu latihan.
2. Lompat taliLompat tali bisa mengurangi kalori sekitar 600-800 kalori. Anda dapat melakukan lompat tali di rumah atau di luar rumah atau kapan pun Anda bisa. Selain sebagai pembakaran lemak, lompat tali dapat mengencangkan otot lengan dan kaki sertamemperbaiki postur tulang tubuh.


3. Jogging
Jogging dapat menurunkan 500-600 kalori. Jogging sama dengan berjalan cepat. Kegiatan ini dapat meningkatkan kondisi fisik dan mental. Selain itu, dapat memperkuat otot dan menghilangkan racun yang membahayakan bagi masalah
pencernaan.

4. Badminton
Olahraga badminton dapat menurunkan 400-500 kalori. Olahraga ini akan membuat tubuh tetap fit dan menjaga keindahan tubuh. Tidak seperti sesi olahraga yang melelahkan, badminton merupakan permainan yang menyenangkan apalagi bila bermain dengan teman atau pasangan.
5. Aerobik
Aerobik dapat menurunkan 400-500 kalori. Aerobik dapat membugarkan badan dengan gerakan tarian dan latihan kardio. Latihan aerobik bukan hanya untuk membakar lemak, tetapi juga memperkuat otot dan tulang.











Kegiatan Menyenangkan Agar Tubuh Tetap Bugar

      Mendapatkan tubuh sehat dan bentuk tubuh yang indah tentu menjadi impian semua orang. Namun terkadang orang sangat malas untuk berolahraga dengan berbagai alasan, misalnya tidak ada cukup waktu karena sibuk bekerja.
      Satu hal yang perlu Anda ketahui, olahraga bukanlah satu-satunya kegiatan yang dapat membuat tubuh sehat serta membentuk tubuh lebih indah. Terdapat beberapa kegiatan yang juga memiliki efek sama seperti berolahraga.
Berdansa
Anda pecinta musik? Mempunyai hobi menyanyi serta menari? Ikutilah kelas dansa yang sekarang ini banyak ditawarkan oleh pusat kebugaran. Kelas hip-hop, breakdance, salsa, tango, sampai tarian tradisional Indonesia. Apapun jenis tarian yang Anda pilih, dansa mampu membuat seluruh tubuh bergerak.
Menghabiskan waktu satu atau dua jam di kelas dansa pun sama efeknya dengan mengikuti olahraga senam. Selain menjaga tubuh tetap bugar, membentuk tubuh tetap indah, selain itu Anda pun bisa bersenang-senang di kelas dansa ini.
Lari sambil mendengarkan musik
Ingin mencari jenis olahraga yang tidak menguras kantong? Lari menjadi salah satu jawabannya. Buatlah jadwal lari menjadi rutinitas Anda di pagi atau sore hari. Dan untuk menambah semangat, berlarilah diiringi lagu-lagu favorit Anda. Berlari sambil mendengarkan musik dipercaya akan membuat Anda lebih santai dan kegiatan membakar lemak serta kalori pun menjadi menyenangkan.
Bersepada
Sepeda sekarang ini kembali menjadi trend. Selain lebih hemat serta ramah lingkungan, bersepeda juga mampu menjaga kebugaran tubuh dan dipercaya membuat area paha lebih kencang serta seksi tentunya. Luangkan waktu di pagi hari, sebelum melakukan aktivitas sehari-hari, atau di hari libur lainnya. Jangan lupa untuk menggunakan pengaman tubuh seperti pelindung lutut serta helm.
Untuk menambah semangat dalam membakar kalori, ajaklah teman, saudara atau pasangan Anda.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar